Komponen Elektronika Part 1 - RESISTOR

Komponen Elektronika Part 1 - RESISTOR

 Seek knowledge from the cradle to the grave 



Apa itu Resistor


Resistor adalah komponen elektronika pasif yang menghambat arus listrik. Resistor tidak membutuhkan arus listrik untuk bekerja. Resistor terbuat dari bahan karbon dan keramik yang berbentuk tabung.
Resistor biasa disimbolkan dengan tanda Ω. Satuan nilai dari resistor atau hambatan adalah OhmResistor memiliki nilai resistansi tertentu yang mengatur seberapa besar aliran arus dalam rangkaian.


Berdasarkan fungsinya, resistor dibedakan menjadi dua kategori, yaitu resistor tetap dan resistor variabel. Satuan nilai dari resistor adalah Ohm (Ω)Sebutan “OHM” ini diambil dari nama penemunya yaitu yang juga merupakan seorang Fisikawan Jerman bernama Georg Simon Ohm
Georg Simon Ohm (1787 – 1854)
Georg Simon Ohm (1787 – 1854)

Hambatan resistor juga dikenal dengan resistansi atau resistance. Nilai dari resistor diwakili oleh kode angka atau gelang warna yang terdapat di badan resistor.

Resistor tetap (fixed resistor)

Resistor tetap atau fixed resistor memiliki nilai hambatan yang tetap. Beberapa contoh resistor tetap adalah:

Resistor Kawat
Resistor Batang Karbon (Arang)
Resistor Keramik
Resistor Film Karbon
Resistor Film Meta
dan jenis resistor dari bahan lain

Cara Membaca Kode Warna Resistor

Kode Warna Resistor
Kode Warna Resistor


Cara membaca kode warna resistor adalah dengan memperhatikan setiap warna pada gelangnya. Membaca kode warna resistor, seringkali membuat bingung, apalagi ketika menentukan mana gelang pertama atau gelang selanjutnya dari sebuah resistor. Berikut ini tips dalam membaca kode warna resistor:

Gelang pertama posisinya dekat dengan lead, sedangkan gelang perak atau emas adalah gelang terakhir yang menjadi nilai toleransi
Periksa datasheet agar bisa memastikan sistem kode warna yang digunakan
Bila masih ragu, kamu bisa mengukur hambatan dengan menggunakan Ohm meter. Cara ini bisa digunakan jika gelang warna terbakar.

Contoh Cara Menghitung Kode Warna Resistor


Setelah mengetahui bagaimana caranya membaca kode warna resistor, ada baiknya memahami contoh soal berikut ini agar melatih pemahaman kamu.

1. Menghitung Resistor Gelang 4 Warna


Gelang ke-1: warna hijau, nilainya 5
Gelang ke-2: warna biru, nilainya 6
Gelang ke-3: warna jingga, nilainya 10³ (Sepuluh pangkat Tiga)
Gelang ke-4: warna emas, nilai toleransi 5%

Untuk mengetahui besar nilai resistor adalah:

Diketahui Gelang ke 1 dan Gelang ke 2 nilainya adalah 5 dan 6 = 56
Gelang ke 3 nilainya 10³ = 1000
Gelang ke 4 nilainya 5%

Maka:

= 56 x 10³
= 56 x 1.000
56.000  atau 56 kilo Ω dengan nilai toleransi 5%


Resistor tidak tetap (variabel)

Adalah jenis resistor yang memiliki nilai hambatan yang dapat diubah-ubah sesuai keinginan. Resistor variabel juga terbagi lagi ke dalam beberapa jenis yaitu: Potensiometer, Rheostat, Trimpot. LDR, Thermistor, dan lain lain

Berikut beberapa contoh Variable Resistor:


Penutup


Itulah penjelasan singkat tentang Resistor, anda dapat membeli komponen resistor ini di toko elektronik terdekat atau di toko online

Link Pembelian

Bagi yang tidak ingin repot membuatnya anda bisa membeli nya di:




See Us On Video Streaming Platform



Vintage Circuit
Laboratories
Co. Ltd

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Komponen Elektronika Part 1 - RESISTOR"

Post a Comment